
PIU ICARE BSIP NTB DAN PMU PUSAT LAKSANAKAN LOKAKARYA SOSIALISASI DAN KOORDINASI PROGRAM ICARE
#SobatTani, Kamis, (30/11/2023), PIU ICARE BSIP NTB mengadakan Lokakarya Sosialisasi dan Koordinasi yang bertujuan memperkuat kerjasama lintas sektor untuk merumuskan strategi tepat guna demi mengoptimalkan potensi yang ada dalam mendukung program ICARE yang bermuara pada upaya peningkatan kesejahteraan petani melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan pengembangan pasar.
Hadir dalam lokakarya tersebut Bupati Lombok Tengah, Wakil Bupati Lombok Tengah, Sekretaris BSIP, Direktur ICARE, PMU ICARE, Kepala BSIP NTB, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Bappeda Prov. NTB, Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov. NTB, Dinas PKH Prov. NTB, Bapeltanbun Prov. NTB, Bapperida Loteng, Dinas Koperasi dan UKM Loteng, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Loteng, Kabid lingkup Dinas Pertanian Lombok Tengah, Fakultas Pertanian UNRAM, Fakultas Peternakan UNRAM, Kepala UPT Penyuluhan, HPT dan Keswan 3 Kecamatan, Camat 3 Kecamatan, Kepala Desa/Lurah lokasi ICARE, Pengurus Koperasi, Pengusaha Jagung dan Ayam Kampung, Distributor Pupuk dan Benih Jagung, Penyuluh, dan PIU ICARE BSIP NTB.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah (Ir. M. Kamrin) menyampaikan bahwa hadirnya kegiatan ICARE di Lombok Tengah patut kita syukuri. Kegiatan ini bisa sukses kita laksanakan jika kita selalu bersama-sama dan bersemangat baik dari pelaku utama dan semua yang terlibat dalam mensukseskan program ini.
"Semua harus terlibat dan menyesuaikan diri dengan program ini. Tantangan program ini semua target terukur secara kuantitatif dan kualitatif."
Beliau melaporkan bahwa kegiatan ICARE yang telah dilaksanakan tahun 2023 hingga November ini meliputi: 1) Survei Validasi Data CPCL; 2) Penyusunan Peta Polygon; 3) Analisis Tanah; 4) Survei Pelaku Rantai Nilai Komoditas; 5) Lokakarya Identifikasi Rantai Nilai dan Penyusunan GAP Analysis; 6) Lokakarya Penyiapan Korporasi Pertanian; 7) Sekolah Lapang Standar Budidaya Jagung; 8 ) Sekolah Lapang Standar Produksi Benih Jagung Hibrida; 9) Sekolah Lapang Standar Pembibitan Ayam Kampung Unggul; dan 10) Training/Internship bagi petugas ke BSIP Serealia, Maros, Sulawesi Selatan dan BSIP Unggas dan Aneka Ternak, Bogor, Jawa Barat.
Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA) dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ICARE di NTB menjadi salah satu yang terbaik dari sembilan Provinsi di Indonesia.
"NTB ini istimewa, luar biasa perhatian pemerintah daerah khususnya bapak Bupati yang selalu membersamai dan mendukung program ini. Tahapan kegiatan yang telah dilaksanakan tidak mungkin dapat dicapai tanpa dukungan Pemda Lombok Tengah. Terima kasih atas dukungannya pada sektor pertanian".
Sekretaris BSIP menyatakan bahwa program ICARE ini menjadi contoh bagaimana kita membangun korporasi petani dalam kawasan 1000 hektare. ICARE bukan hanya milik pertanian melainkan semua pihak yang terlibat mulai dari sektor industri, perdagangan sampai dengan proses ekspor. Pengembangan kegiatan ICARE untuk kedepannya tidak hanya terfokus pada tiga kecamatan namun bisa menyeluruh ke beberapa kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah dengan dukungan Pemerintah Daerah. Diharapkan dengan kegiatan ICARE dapat menjadikan petani Lombok Tengah menjadi petani yang berdaya saing dan aktivitas sektor pertanian lebih bergairah.
Bupati Lombok Tengah (H. L. Pathul Bahri, S.IP., M.A.P) dalam arahannya sekaligus membuka acara, menyampaikan bahwa peluang sektor pertanian di Lombok Tengah sangat besar dengan adanya event nasional dan internasional. Olehnya, mari kita turun tangan ambil bagian dan bekerjasama mendukung program ICARE. Semoga program ICARE ini dapat berjalan lancar.
"Kegiatan ICARE dengan integrasi ayam dan jagung diharapkan terus dikembangkan sehingga dapat bermanfaat untuk semua kalangan masyarakat dan menggerakkan perekonomian. Pergerakan ekonomi ini menjadi harapan kita untuk dikelola dengan baik. Kemudian kita bangun pondasi yang kuat yang nantinya akan terbangun usaha-usaha di kegiatan ICARE".
Terima kasih BSIP yang telah menjadikan Lombok Tengah sebagai lokus program ICARE.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan daftar varietas lokal komoditas pertanian yang diserahkan oleh Sekretaris BSIP kepada Bupati Lombok Tengah dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (Sekretaris BSIP dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah)
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi Sosialisasi Program ICARE oleh Direktur ICARE (Dr. Akhmad Musyafak, SP., MP), Rencana Agribisnis Kawasan Pertanian - Agri Zone Cluster Business Plan oleh Bank Dunia (Ir. Triyanto Fitriyardi MIB. MBA), Pengembangan Kawasan Agribisnis Integrasi Jagung dan Ayam Kampung Unggul Berbasis Korporasi di Kabupaten Lombok Tengah oleh Dr. Ir. Sasongko WR., M.Sc.
Acara lokakarya ditutup oleh Wakil Bupati Lombok Tengah (Dr. H. Nursiah, S.Sos., M.Si) yang mengingatkan agar menjaga komitmen dan bersatu untuk mensukseskan program ICARE.
Lokakarya menjadi platform bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjalin kemitraan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan kegiatan ICARE. Sejumlah stakeholder, turut berpartisipasi aktif dalam forum ini, menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pertanian yang berkelanjutan dalam rangka mewujudkan tujuan ICARE. Langkah konkret diharapkan akan dihasilkan dari kerjasama yang terjalin melalui lokakarya mewujudkan pengelolaan kawasan dan rantai nilai komoditas pertanian yang berkelanjutan dan inklusif.
#bsipkementan
#icare
#AgroStandar
#pertanianmajumandirimodern
#pertaniankorporasi
#kawasanpertanian